Belajar SEO itu penting sekali bagi saya yang menekuni kegiatan ngeblog. Karena menerapkan SEO bisa membantu blog semakin bagus dan tulisan yang kita posting bisa bermanfaat bagi pembaca. Oleh karenanya setiap ada kesempatan untuk belajar SEO, saya selalu ingin bisa mengikutinya.

 

Salah satu kelas yang selalu membahas tentang SEO adalah kelas gratis di BRT Network. Kelas itu sudah lama ada, tetapi saya belum berkesempatan untuk bisa mengikutinya. Mengapa? Karena untuk mengikuti kelas tersebut, pesertanya harus memiliki blog dengan nilai DA tertentu yaitu nilainya yang di bawah 15. Sedangkan blog saya tidak termasuk dalam kategorinya. Padahal nilai blog saya istiqomah di angka tersebut. Pernah naik beberapa angka tetapi kemudian turun kembali ke nilai semula. Entahlah, sepertinya harus ada yang saya perbaiki.

 

Mendalami SEO untuk Blog di Kelas Gratis BRT Network

Belajar SEO di Kelas BRT Network

Beberapa waktu yang lalu, BRT memperbolehkan siapa saja yang ingin mengikuti Kelas Gratis BRT Network menggunakan blog selain blog utamanya. Bagaikan pucuk dicinta ulam, saya menyambut pemberitahuan tersebut dengan senang sekali. Yeaaay ... akhirnya saya bisa mengikuti kelas belajar SEO! Dengan menggunakan blog kedua, saya bisa belajar SEO dari pakarnya. Selama ini saya pernah belajar SEO dari beberapa coach, tetapi kelas BRT berbeda, loh!

 

Apa yang membuatnya berbeda?

Ya, di kelas gratis BRT Network pesertanya wajib mempraktikkan semua ilmu yang diberikan oleh coach. Jadi bukan hanya menerima ilmunya saja, tetapi sekalian praktik. Saya senang dengan cara seperti itu. Konon katanya langsung praktik itu adalah pembelajaran yang sesungguhnya. Setuju? 


Secara keseluruhan saya beruntung sekali bisa bergabung dengan kelas gratis BRT Network. Banyak materi SEO yang bisa saya dapatkan dan mesti saya terapkan supaya tujuan saya mengikuti kelas ini bisa tercapai. Supaya artikel-artikel saya seperti Wisata Batu Kuda, Stone Garden Padalarang dan Bangunan Kolonial di Bandung bisa masuk page one.

Berikut ini ilmu SEO yang saya dapat selama kurang lebih 5 hari :

1. Memeriksa Struktur Blog

Hal pertama yang mesti diperhatikan yaitu kelengkapan struktur blog seperti nama blog, deskripsi blog, judul artikel  dan kelengkapan lainnya. Mengapa struktur blog harus diperhatikan? Ya, supaya bisa lebih mudah ditemukan oleh mesin pencari.

2. Merapikan Struktur Heading

Susunan heading yang dianjurkan yaitu mulai h1, h2, h3 dan seterusnya. Banyaknya h1 dalam beranda blog seharusnya hanya satu yaitu nama blog kita.  Sedangkan h2 itu adalah judul artikel.

Nah ketika saya periksa ternyata di halaman depan blog saya tidak ditemukan h1. Setelah diperiksa h1 itu hilang karena tertutup gambar header yang saya buat. Setelah dipertimbangkan akhirnya saya tidak menggunakan gambar header supaya h1 saya bisa terpasang kembali.  Padahal saya inginnya memasang gambar di header. Supaya blog saya keliatan bagus dan keliatan khas. Sepertinya saya harus lebih banyak belajar lagi, agar h1 tetap ada meski saya pasang gambar.

3. Parameter SEO On Page

Coach Pewe membagikan materi SEO On Page di kelas gratis BRT Network ini. Mas Pewe memberikan 18 parameter SEO yang harus ada di dalam tulisan yang kita buat. Materi ini penting sekali bagi saya. Karena selama menulis di blog, pengetahuan saya tentang SEO hanya sekedar pengetahuan saja. Namun di kelas yang diampu oleh BRT Network ini, kami peserta harus langsung praktik.Ini yang saya butuhkan. Bisa jadi motivasi untuk terus memperbaiki performa blog saya.

Agar artikel kita bisa optimal seperti blog-blognya para coach yang kece bangeet, setidaknya harus terdapat parameter seperti  berikut ini:

  1. Peletakan keyword di judul artikel. Judul artikel sebaiknya tidak lebih dari 55 karakter.
  2. Keyword sebaiknya diletakkan di awal judul.
  3. Sisipkan juga keyword di permalink. Usahakan panjang permalink tidak lebih dari 75 karakter.
  4. Berikan keyword di meta deskripsi dengan panjang maksimal 155 karakter.
  5. Cantumkan keyword di awal paragraf atau sekitar 150 karakter pertama.
  6. Tidak perlu menulis keyword dengan di bold  italic atau underline.
  7. Susunan h1, h2, dan h3 sebaiknya berurutan.
  8. Sisipkan keyword di h2 dan h3 dalam artikel.
  9. Letakkan keyword di nama gambar. Tulis nama file gambar dengan menggunakan tanda strip (-).
  10. Lengkapi alt di image dan video.
  11. Melengkapi internal link.
  12. Menggunakan LSI keyword.
  13. Jumlah kata dalam artikel yang ditulis sebaiknya lebih banyak dari kompetitor.
  14. Buat paragraf yang nyaman di mata. Tidak terlalu panjang.
  15. Selalu buat bagian kesimpulan di akhir artikel.
  16. Jangan lupa untuk share artikel di sosial media.
  17. Usahakan besar file image tidak besar, sekitar 100 kb.
  18. Selalu melakukan inspect URL di Google Search Console.
Nah itulah 18 parameter SEO on Page yang bisa dilakukan. Bagaimana banyak sekali materi yang harus dipelajarinya, bukan? Nah supaya blog kita semakin bagus dan ramah serta di mata pembaca, semua parameter itu harus kita terapkan. 
 
Belajar SEO on Page di Kelas Gratis BRT Network
 
 
Masih jadi pekerjaan rumah bagi saya untuk mengusahakan agar image yang saya unggah, ukuran filenya tidak terlalu besar. Apalagi artikel saya lebih banyak mengulas tempat tempat wisata dan pengalaman liburan memerlukan gambar yang menarik dan indah dipandang, bukan?

4. Memasang Google Analytics dan Google Search Console

Di kelas belajar SEO ini pesertanya dibimbing untuk memasang Google Analytics dan Google Search Console. Nantinya kedua alat google tersebut yang akan diperuntukan untuk melihat peforma blog. Tidak hanya diajarkan memasang Google Analytics dan Google Search Console, coach Priyo, Mbak Marita, Teh Gilang dan Mas Zen juga memberikan solusi bagi peserta yang mengalami kendala. 
 
Senang sekali bisa berada di tempat belajar gratis BRT Network, semua masalah peserta langsung ditanggapi dengan cepat oleh para coach. Saking banyaknya masalah yang dihadapi peserta dan solusi yang diberikan para mentor, membuat chat di WA grup bejibun, dong! Hehehe. Di tinggal sebentar saja, sudah ratusan chat!

5. Belajar Coding

Satu hal yang membuat saya jadi lebih dekat dengan bagian html blog saya yaitu belajar mengedit coding. Pada awalnya saya pusing dengan kode-kode html, tetapi lama- lama asyik juga.  Apalagi kalau sudah mendapatkan solusinya. Kalau urusan coding, Bang Zen yang lebih menguasai. Sebenarnya banyak istilah baru yang saya dapatkan. Namun karena ingin blog saya bisa lebih baik lagi, saya harus mulai terbiasa dengan istilah-istilah tersebut.
 
Selain Bang Zen, Mas Priyo, Mbak Marita dan Teh Gilang juga turun tangan jika ada peserta yang mengalami kendala. Semua saling membantu. Asyik sekali, deh!

Bagi saya, bantuan semua coach yang ada di kelas gratis BRT  Network sangat berharga. Semua memberi kesan tersendiri. Mas Pewe yang berbagi ilmu penting tentang SEO,  Mas Priyo, Mbak Marita dan terutama Bang Zen juga sangat membantu saya ketika menemukan kode html yang harus diubah.
Terima kasih banyak para mentor, semoga ilmu kalian bertambah berkah. Aamiin! 
 
Belajar coding di Kelas Gratis BRT Network


Kalau kata Mbak Rhoshandhayani, coach di kelas kami itu lebih gamblang dan gak pelit untuk sharing kode html. Ruangan kelas jadi dipenuhi kode html yang bertebaran hihihi.

Sedangkan menurut Mbak Retno bahwa dengan bergabung dalam kelas dari BRT,  kita bisa mengetahui apa yang salah dan bagaimana memperbaiki kesalahan yang ada di dalam blog. Kata Mbak Retno, coach-nya pun keren karena berkenan direpoti oleh peserta kelas. Tempat berkumpul dan bertukar pengalalaman yang asyik, kan? 

Kesimpulan

Saya merasa senang sekali bisa menjadi peserta belajar SEO di kelas BRT Network. Selain bisa menambah pengetahuan tentang optimasi blog, pengetahuan kode html pun jadi lebih bertambah. Berharap sekali bisa terus berada di tempat belajar SEO yang diampu oleh BRT Network ini. Supaya blog saya bisa lebih baik dan bermanfaat untuk banyak orang.

 

Mendalami SEO di kelas gratis BRT Network membuat saya bertambah yakin bahwa langsung praktik itu adalah pembelajaran yang sesungguhnya.